Mungkin anda pernah mengalami kasus ini,
ketika doc datang sepertinya normal dan setelah 5 hari mulai kelihatan ada
masalah dipertambahan berat badannya, ketika ditimbang di umur 7 hari
ketinggalan bobot selama 3 hari (dari standard perusahaan), biasanya kalau
situasinya sudah demikian anda pasti mulai gelisah.
Penimbangan berat badan di umur 14 hari,
bobot ketinggalan 5 hari dari standar. Kalau sudah begini kira-kira apa yang
ada dalam pikiran anda? Sebagian dari anda akan mengeluh kepada PPL dan teman
peternak yang lain, sebagian ada yang mulai mencari kambing hitam siapa yang
salah, docnya atau pakannya, sebagian dari anda ada yang pasrah pada keadaan, dan
mungkin hanya sedikit yang kreatif, berusaha untuk tidak menyerah dengan cara
mengupayakan supaya hasil panen tetap optimal. Anda termasuk yang mana kalau
situasinya seperti ini?
Intensif komunikasi dengan PPL pak Sigit
berusaha mencari masukan bagaimana caranya dengan bobot ketinggalan masih bisa
panen dengan berat maksimal, panen joss istilahnya.
Pada penimbangan umur 17 hari bobot masih
sama, ketinggalan 6 hari dari standar. “Saya disarankan untuk menggunakan Herbalmax oleh PPL” kata pak Sigit,
3hari setelah menggunakan Herbalmax
baru nampak perubahan napsu makan dan kelincahan gerak ayam yang sebelumnya
ayam malas bergerak dan pakan selalu tersisa.
Penimbangan umur 21 hari masih ketinggalan
bobotnya (tapi Herbalmax sudah mulai
bekerja, napsu makan meningkat dan kulit tubuh cerah berwarna kemerahan),
setelah penimbangan di umur 29 hari pak
Sigit mulai percaya kalau ayamnya akan
panen dengan berat standar, perubahan yang nyata adalah perkembangan masa otot
di dada dan paha yang membuat pak Sigit dan PPL optimis akan hasil yang sesuai
target.
Panen mulai umur 35 hari, pak Sigit mulai
tersenyum karena targetnya bisa tercapai, dan akhirnya selesai panen mengatakan
“Lega rasanya bisa mendapatkan hasil sesuai harapan”
Herbalmax membuat panen joss kembali.
#Testimonial Ayam Potong,bapak Sigit Kaligesing Purworejo Jawa Tengah
PERHATIAN !!!
Setiap kandang bisa
berbeda hasilnya, dikarenakan beberapa variabel yang mempengaruhinya, kwalitas
doc dan pakan yang berbeda, situasi lingkungan yang berbeda dan menejemen anda
yang berbeda.
