Lebih dari 100 thn lalu penelitian tentang
Antibiotik sudah dimulai, semenjak dari Tyndall(1876), Pasteur dan Joubert
sampai Fleming yang menemukan Penisilin tahun 1929, serta Waksman dengan
streptomisinnya di tahun 1943 mereka adalah tokoh cikal bakal pelaku sejarah
dalam penemuan antibiotik.
Kloramfenikol, anda pernah dengar?, kloramfenikol adalah antibiotik pertama yang
ditemukan yang mempunyai spektrum luas, dan mulai diproduksi secara sintetis
setelah strukturnya diketahui secara tepat.
Sebelumnya semua antibiotik diperoleh secara
alamiah, seiring kemajuan jaman antibiotik pun mulai dikembangkan, baik itu
mengembangkan turunan antibiotik yang sudah ada atau penemuan jenis antibiotik
baru, dan hampir semua antibiotik diproduksi secara semi sintetis dan sintetis
saat ini.
Apakah Antibiotik itu?Antibiotik
berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari dua kata ‘anti’ berarti melawan
dan kata ‘bios’ berarti hidup. Antibiotika adalah segolongan moleku, baik alami
maupun sintetik, yang mempunyai efek menekan atau menghentikan suatu proses biokimia di dalam organisme,
khususnya dalam proses infeksi oleh bakteri
(Wikipedia).
Jadi antibiotik digunakan
untuk melawan bakteri supaya tidak menyebabkan infeksi pada tumbuhan, hewan
ataupun manusia. Yang harus diketahui juga bahwa antibiotik hanya digunakan
untuk melawan infeksi bakteri, bukan
untuk melawan infeksi yang disebabkan oleh virus.
Cara kerja antibiotik dalam
memerangi bakteri dibedakan menjadi Antibiotik Bakterio Statik dan Antibiotik
Baktericida.
Antibiotik Bakterio Statik akan memerangi
bakteri dengan cara menghambat pertumbuhan bakteri (tidak langsung membunuh),
dengan mengganggu sintesa protein bakteri yang kemudian bakteri akan dibunuh
didalam tubuh oleh sistem kekebalan tubuh. Contoh yang sering digunakan adalah
spectinomycin, tetracyclin,sulfonamida dan macrolide
Antibiotik Baktericida akan membunuh
bakteri secara langsung dengan merusak dinding sel luar, membran sel bagian
dalam, dan merusak susunan dari kimia bakteri. Contoh yang sering digunakan
adalah penicilin, polimyxcin, dan quinolone.
Selain cara kerja diatas,
antibiotik juga dibedakan berdasarkan target sasaran khusus, yaitu
antibiotik spektrum luas (membunuh
bakteri patogen, gram+ dan Gram-) dan
antibiotik
spektrum sempit (hanya membunuh jenis bakteri tertentu, Gram+ saja atau
gram- saja), cara ini didasarkan karena tidak ada satu jenis antibiotik yang
dapat membunuh semua jenis bakteri.
Masih ada pendekatan lain
yang digunakan untuk mengklasifikasi antibiotik, bagi anda yang berminat
mengetahui lebih jauh anda bisa googling di internet atau mencari literatur
ditempat lain.
Jenis antibiotik (yang sering digunakan) pada unggas :
JENIS ANTIBIOTIK
|
MEKANISME KERJA
|
SPEKTRUM
|
|
PENISILIN
|
Bakterio Statik
|
Luas
|
|
Ampisilin
|
|||
Oksasilin
|
|||
Amoksisilin
|
|||
AMINOGLIKOSIDA
|
Baktericida.
|
Sempit
|
|
Streptomisin
|
Target Gram -
|
||
Gentamisin,
|
Target Gram -
(Enterobakter)
|
||
Kanamisin,
|
Target Gram -
|
||
Neomisin
|
Target Gram -
|
||
MAKROLIDA
|
Bakterio Statik
|
Sempit
|
|
Eritromisin
|
Target Gram +
& Mycoplasma
|
||
Spiramisin
|
Target Gram +
|
||
Linkomisin
|
Target Gram +
|
||
FLOUROQUINOLONES
|
Baktericida.
|
Luas
|
|
Enrofloxacin
|
|||
Ciprofloxacin
|
|||
Norfloxacin
|
|||
TETRASIKLIN
|
Bakterio Statik
|
Luas & (Mycoplasma)
|
|
Doksisiklin
|
|||
Oksitetrasiklin
|
|||
Klortetrasiklin
|
|||
POLIPEPTIDA
|
Bakterio Statik
|
Sempit
|
|
Bacitrasin
|
Target Gram +
|
||
Colistin
|
Target Gram -
|
||
SULFONAMID DAN TRIMETHOPRIM
|
Bakterio Statik
|
Luas
|
|
