Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

EFISIENSI PAKAN MENJADI DAGING SEJAK DINI

"Berikan kebutuhan ayam dengan baik, maka ayam akan memberikan yang terbaik untuk anda" Ungkapan diatas akan menjadi kenyataan bila anda mau melakukan aturan merawat ayam terutama di umur 2-14 hari (masa starter) dengan benar.

Bagaimana memaksimalkan efisiensi pakan menjadi daging sejak dini?

Yang berperan utama dalam konversi pakan menjadi daging adalah

1. Perkambangan sistem pencernaan pada masa starter.

2. Perkembangan sistem metabolisme tubuh ayam, sistem pernapasan, sistem peredaran darah, tulang, dan organ penting lain pada masa starter.

3. Suasana lingkungan yang mendukung perkembangan point 1 dan 2.

Bila tiga point diatas anda abaikan, maka keinginan ayam tumbuh maksimal hanya mimpi saja.

Akibat kegagalan pemenuhan tiga poin diatas adalah

1. Pertumbuhan/perkembangan usus tidak maksimal (diameter dan panjangnya), akan berakibat pada efisiensi proses penyerapan makanan periode berikutnya. 

2. Karena jumlah pakan tidak sesuai (kurang) dari target setiap harinya selama masa starter, maka perkembangan organ lain (sistem pernapasan dan sistem peredaran darah) menjadi tidak maksimal akibatnya berpengaruh terhadap sistem metabolisme dan berpengaruh pula terhadap kekebalan tubuh ayam pada masa berikutnya.

Catatan: Sistem Pencernaan, Sistem Penapasan, Sistem Peredaran darah, tulang, dan organ lain, berkembang sangat pesat di masa ini (minggu pertama awal kehidupan ayam).

Apa yang harus dilakukan? (khusus pakan)

1. Segera berikan pakan setelah ayam masuk kandang, kurang lebih 12 jam setelah dimasukkan indukan pastikan semua ayam sudah makan (lihat  20 PERLAKUAN DOC HARI PERTAMA DIKANDANG poin 12, 13 dan 14).

2. Berikan pakan dengan waktu yang tepat (frekwensinya berapa kali diberikan, waktunya kapan saja diberikan, berapa banyak setiap kali diberikan), bukan 24 jam tanpa jeda terus menerus. Berikan jenis pakan yang tepat sesuai umur (ukuran pakan agar mudah dicerna, komposisi lengkap dan seimbang).

3. Dalam satu pen ada beberapa chick guard, biasakan setiap chick guard terisi ayam dalam jumlah yang sama, agar nantinya memudahkan mengevaluasi jumlah pakan yang dihabiskan setiap chick guard.

4. Evaluasi jumlah pakan yang dihabiskan setiap chick guard, bila jumlah ayam sama setiap chick guardnya, harusnya jumlah konsumsi pakan juga sama.

Bila ada chick guard yang tersisa makanannya, tambahkan bersamaan dengan jatah pakan untuk besok, jangan malah di kurangi karena jatah pakan tidak habis. Anda lakukan hal ini sampai umur 14 hari.

5. Jaga pH usus dalam kondisi normal, sehingga mikroflora menguntungkan diusus tetap dominan sehingga penyerapan nutrisi bisa optimal.



Berikutnya lihat  9 LANGKAH MENGELOLA MASA BROODING


Tahukah Anda mungkin yang anda cari