Bermula dari kecemasan karena mendapat jenis
doc yang selama ini menurut pengalamannya tidak pernah baik hasil panennya, pak
Riyanto mencoba mengaplikasikan Herbalmax atas rekomendasi dari PPL
yang selama ini dilapangan cukup berhasil untuk mengatasi ayam yang
kurang/tidak sragam pertumbuhannya.
“Saya
memberi Herbalmax lebih awal agar
efisiensi pakan lebih optimal” kata pak Eko PPL yang bertanggung jawab terhadap
kandang pak Riyanto. Herbalmax diaplikasikan sejak umur 5
hari, dan setiap minggu di timbang serta diawasi dengan ketat agar bisa
diketahui efisiensi pakan dengan pasti.
Penimbangan di umur 14 sudah mulai nampak
efisiensi pakannya, secara fisik tidak terlalu nampak besar tubuhnya, tapi
kerataannya cukup bagus, demikian pula pada penimbangan di umur 21 hari,
kerataan ayam sangat bagus, dan FCR sudah lebih rendah dari standar, ayam lincah dan sehat (kematian masih sedikit
dibawah standar).
“Bila perkembangannya bisa seperti saat ini
terus sampai panen, dipastikan hasilnya sangat ekselen” kata PPL yang
menangani. Pengawasan diperketat
biasanya setelah umur 25 hari rawan akan hal-hal yang tidak diinginkan, mulai dari
penyakit (virus), sampai kelengahan pengawasan menejemen yang biasa terjadi.
Kerjasama peternak dengan PPL terjalin
sangat bagus (komunikasi dan pelaksanaan di lapangan) membuat keberhasilan target
yang diinginkan samakin mendekati kenyataan, FCR di umur 30 hari, 3 hari lebih
rendah dari standar, kematian dibawah standar, dan ayam semakin sehat.
Ada hal menarik yang diungkapkan pak
Riyanto “Mulai umur 28 ayam makan tidak terlalu rakus, pakan tidak naik
jumlahnya, tapi ditimbang bobotnya masuk standar dan fcr dibawah standar”.
Dibeberapa kasus hal ini sering terjadi, pakan
hampir tetap jumlahnya per hari (kenaikan tidak banyak) tapi ADG (pertambahan
berat badan harian) naik sesuai standar, hal ini menunjukkan ada efisiensi
pakan yang telah terjadi dengan baik.
Setelah panen selesai, evaluasi kami
lakukan dan hasilnya fcr jauh dibawah standar. Ternyata Herbalmax terbukti bekerja dengan baik, yakni efisiensi pakan bisa
optimal, dan membantu ‘Nyengkakke,bhs jawa’ ayam, yang artinya kurang lebih
membuat potensi ayam semakin bagus bila doc yang diterima peternak kwalitas
normal.
#Testimonial Ayam Potong,bapak Riyanto Sentolo Kulon Progo Yogyakarta
PERHATIAN!!!
Setiap kandang bisa berbeda hasilnya, dikarenakan beberapa variabel yang mempengaruhinya, kwalitas doc dan pakan yang berbeda, situasi lingkungan yang berbeda dan menejemen anda yang berbeda.
