Lokasi kandang yang tidak menguntungkan, kata pak Arif pemilik kandang didaerah Bantul udara terasa panas bila musim kemarau dan kelembaban tinggi bila musim hujan. Diapit kandang petelur dan kandang broiler lain membuat udara terasa tidak sehat untuk ayam broiler yang diternakkannya.
Beberapa kali terserang ND sehingga membuat hasil panen tidak menentu. “Saya takut merevaksin karena di umur 20 an biasanya sudah ada penyakit lain yang mengikutinya” demikian jawabnya ketika ditanya kenapa tidak divaksin ulang.
Kami menyarankan diberi Herbalmax sejak dini kalau memang situasinya seperti itu. Kami meyakinkan bahwa Herbalmax akan memelihara mikroflora dalam usus sehingga bakteri merugikan kecil kemungkinan bisa hidup ditempat yang sama(usus) dan Herbalmax menjadikan ph darah dan ph sel yang lain dalam tubuh dalam keadaan normal walaupun seandainya ayam nantinya mengalami panting karena cuaca panas.
Kami merancang percobaan pengujian Herbalmax dengan produk lain, 2 kandang bersebalahan diisi bersamaan(doc,pakan dan obat serta vaksin yang sama), kami bedakan satu kandang memakai Herbalmax yang lain tidak(produk lain).
Pada umur 24-26(kandang Herbalmax) mengalami kematian setiap hari 10 – 20 ekor dengan ciri mengarah ke ND, kandang yang lain(produk lain) aman. Kami sarankan merevak dengan vaksin klon (umur 27) dan kematian segera berhenti setelahnya (pemilik yakin ayam sehat setelah menggunakan Herbalmax) sehingga berani merevaksin/vaksin ulang.
Pada umur 29 kandang produk lain mulai mengalami kematian dengan gejala yang sama(ND) akan tetapi tidak berani merevak karena takut kematian semakin banyak diduga sudah ada penyakit yang lain(setelah bedah bangkai).
Akhirnya kandang produk lain panen dini karena kematian semakin banyak, dan hasil akhir minus, sedangkan kandang Herbalmax panen di 36 hari dan mendapatkan hasi lumayan menguntungkan.
#Testimonial Ayam Potong, bapak Arif Kwaraan Sidorejo Lendah Kulon Progo Yogyakarta
