1. Pastikan anda mengetahui secara umum kondisi doc yang datang saat itu, sehingga kedepannya memudahkan anda membesarkan ayam dikandang.
2. Pastikan anda tahu kapan dan jam berapa doc datang,
lakukan komunikasi dengan sopir atau PPL (bila kemitraan).
3. 1-2 jam sebelum doc datang pemanas sudah
harus dihidupkan
4. Pastikan air minum (air putih+gula 2-5%),
bisa ditambah vitamin usahakan sudah ada dalam indukan dan bersuhu cukup hangat
serta dalam jumlah yang cukup (untuk sediaan minum selama +/- 2jam)
5. Buka box doc, timbanglah ayam satu persatu
bila memungkinkan dan catat jumlahnya, atau timbang satu box bersamaan(yang
mati sudah dikeluarkan) kemudian pisahkan berdasarkan kelompok berat
docnya,kelompok kecil,sedang dan besar.
6. Apabila anda tidak mempunyai timbangan anda
bisa mengandalkan penglihatan mata atau mengangkat dengan tangan anda (menafsir
berat doc yang datang), ini sangat bergantung keahlian
kebiasaan anda selama ini. Sebagai catatan berat doc normal
standar 35-45 grm/ekor, berat box biasanya +/- 4kg.
7. DOC dengan berat badan yang sama/hampir sama
anda satukan pada satu kelompok indukan yang sama, bila ada berat doc yang
kurang dari standar, nantinya akan lebih mudah untuk di tangani.
8. Pastikan lingkungan dalam indukan sudah
bersuhu 32-34 C, sebelum ayam dimasukkan indukan.
9. Bila indukan sudah bersuhu 32-34 C doc bisa
anda lepaskan pelan-pelan ke dalam indukan.
10. Amati
pergerakan penyebaran ayam dalam indukan, amati aktifitas minumnya, doc yang
lemah anda bantu untuk mendapatkan air minumnya.
KETUK DISINI UNTUK MELIHAT BOBOT KETINGGALAN TAPI PANEN JOSS
KETUK DISINI UNTUK MELIHAT BOBOT KETINGGALAN TAPI PANEN JOSS
11. Amati
penyebaran ayam setelah 2 jam, bila menjauh dari brooder biasanya kepanasan
anda lihat (sampling) beberapa ayam lihat kakinya bila kemerahan disertai
pecah-pecah di kuku
dan telapak, berarti suhu di litter terlalu panas, demikian
sebaliknya bila kaki terasa dingin(lebih dingin dari tubuhnya) artinya litter
terlalu dingin dan ayam cenderung diam dan meringkuk.
Segera lakukan tindakan penyesuaian suhu agar ayam merasa
nyaman.
12. Setelah
kurang lebih 2jam, anda amati ayam cukup sehat biasanya berlari-lari dan
bersuara gaduh, bisa anda berikan meniran atau makanan halus (kalau perlu
diayak dulu) untuk
perkenalan, bisa ditabur ke litter/koran, atau menggunakan
tampah atau tempat pakan baki (jatah pakan 5-8 grm/ekor), sedikit-sedikit dan
sering (setiap 2 jam)
13. Kurang lebih
6 jam periksa tembolok minimal 80% sudah terisi
14. Kurang lebih
12 jam setelah dimasukkan indukan pastikan semua ayam sudah makan. Pada
beberapa penelitian doc yang sudah diperkenalkan lebih awal makanan, gerakan
peristaltik ususnya lebih banyak dibanding yang terlambat mengenalkan makanan.
15. Bila diraba
tembolok terasa keras kemungkinan yang terjadi adalah doc kekurangan minum,
anda lihat temperatur suhu kemungkinan
kurang panas atau jumlah tempat minum yang kurang.
16. Bila diraba
tembolok terasa terlalu lunak/encer kemungkinannya adalah terlalu banyak minum,
anda lihat temperatur suhu kemungkinan terlalu panas, atau ketersediaan pakan
kurang.
17. Bila anda
merasa ayam belum mau makan/tembolok kosong, silahkan evaluasi/amati brooding
anda (temperatur, jumlah tempat pakan dan minum serta cahaya/terutama doc
datang malam), anda bisa bantu dengan mengetuk-ngetuk seng chickguard agar ayam
menjadi aktif bergerak sehingga mau makan dan minum.
18. Setelah air
gula mulai habis anda bisa memberi air minum+antibiotik hal ini dimaksudkan
untuk mengobati penyakit yang mungkin menginfeksi doc sewaktu di perjalanan
atau di penetasan.
Pastikan dosis yang anda berikan sesuai anjuran, bila anda
ragu bertanyalah pada dokter hewan atau ppl perusahaan kemitraan anda.
19. Pastikan suhu
di indukan ayam konstan tidak terlalu berubah-ubah (disarankan ada termometer
sederhana dikandang untuk memonitor naik turunya suhu).
20. Periksa dan
pastikan kembali penutup/tirai ayam tertutup dengan baik, sediaan air minum
yang cukup dan temperatur yang stabil.
