1. lemah karena
perjalanan angkutan (jarak jauh, kepanasan) sehingga ayam lemas dan kehausan,
begitu dilepas di kandang (brooding) ayam langsung berebut minum, kemudian
2. Ayam akan
basah kuyup, tembolok penuh air, litter (koran) basah dan ayam terlihat diare,
kemudian
3. Ayam banyak
menggerombol kedinginan, disaat yang sama anda menambah kekuatan pemanas karena
anda menganggap kedinginan, kemudian
4. Ayam nampak
ceria setelah ditambah pemanas
5. Beberapa jam
kemudian ayam panting, kemudian terjadi diare.
Dari peristiwa diatas apa yang sebenarnya telah terjadi pada
ayam anda? Jawabnya adalah ayam anda mengalami dehidrasi dan anda kurang cermat
menanganinya.
Yang harus anda lakukan,
1. Pastikan suhu
lingkungan antara 32-35 C, tidak lebih dan tidak kurang (perlunya ada
termometer di kandang).
2. Berikan air
minum hangat, bila ayam berebut minum awasi jangan sampai ada yang basah kuyup.
Lihat pada lehernya bila sudah ada seperti garis air segera keluarkan semua air
minum.
3. Masukan pakan,
biarkan makan sepuasnya.
4. Bila ayam
sudah mulai gelisah masukan kembali air minum.
5. Rasakan udara
dalam kandang, pastikan mengalir lancar. Bila anda merasakan pengap, buka tirai
sampai udara menjadi segar, bila anda merasa telah cukup tutup lagi tirainya.
