1. Pada udara
panas jangan berikan makan di siang hari, akan menaikkan suhu tubuh ayam (bisa
lebih 42 C), pada suhu ini Clostridium (perfringens) hidup optimum. Biasanya
suhu lingkungan lebih dari 35 C.
2. Berikan air
minum pH netral, pada ayam panting pH usus akan meningkat(bisa diatas 6.5) akan
menyebabkan Clostridium (perfringens) hidup subur pada pH diatas 6.
3.
Berhati-hatilah bila memberikan antibiotik ataupun desinfektan (lewat air
minum) hindari bila tidak terpaksa (konsultasikan dengan drh atau ppl anda),
karena akan meningkatkan pH usus ayam.
4. Berikan
probiotik herbal yang sudah terbukti (awas probiotik abal-abal akan memperparah
keadaan) untuk (bisa) menetralkan pH usus.
5. Atur ventilasi
yang ideal dengan cara mengalirkan udara dalam kandang, menjaga agar ayam tidak
panting, bisa anda tambah kipas angin atau memainkan tirai penutup. Semprotkan Anti Amonia untuk menambah pasokan
oksigen (mengurangi konsentrasi amonia dan gas-gas berbahaya lain dalam
kandang).
6. Secara rutin
(musim tertentu) anda periksakan kwalitas air minum terutama pH dan kandungan
bakterinya, sering terjadi air bebas bakteri tapi pH air terlalu asam atau
terlalu basa.
7. Apabila anda
yakin air tidak terkontaminasi bakteri, lakukan penetralan air dengan
menambahkan larutan bersifat asam , bila air anda
terlalu basa, atau tambahkan tawas bila air anda terlalu asam.
8. Bila ayam anda
terkondisikan dengan Necrotik enteritis dapat dipastikan Koksi akan datang
menyerang, akibatnya peluang besar untuk terinfeksi Gumboro dan ND (tergantung
keganasan virus di seputaran kandang anda/lapangan).
