1. Anda sebaiknya
bisa membedakan antara antiboitik, probiotik, vitamin dan obat jenis lain,
kebanyakan peternak belum bisa membedakan antara antibiotik dengan vitamin atau
dengan jenis obat lain.
2. Bedakan antara
obat yang diberikan lewat air minum dengan lewat pakan, masing-masing punya
kelebihan sendiri-sendiri, apabila anda memberikan salah, maka efektifitas obat
berkurang bahkan bisa tidak ber efek.
3. Sediaan obat
hewan (ayam) paling banyak lewat air minum, salah satu ciri obat yang efektif
(lewat air minum) adalah obat yang larut dalam air (tidak mengendap). Cara
untuk mengetahui apakah obat larut dalam air atau tidak, ambil 1 sendok makan
obat kemudian campur air dalam gelas kaca 250 ml (transparan), tunggu beberapa
saat ( 30 - 60mnt) bila ada endapan lebih dari 80%, obat tersebut tidak efektif
untuk pengobatan bila dicampur dengan air. sebaliknya bila tidak ada endapan
atau ada endapan kurang dari 10% berarti obat cukup efektif untuk pengobatan
bila dicampur dengan air.
4. Tanyalah pada
petugas (Drh atau PPL) apabila anda ragu tentang jenis obat, fungsinya, cara
pemberian ataupun dosis yang diperlukan. Pengobatan selalu berhubungan
dengan diagnosa, jenis obat yg dipilih,
lama kandungan obat dalam darah, seberapa banyak diberikan, berapa lama harus
diberikan dan efek apa yang diharapkan.
5. Hubungi
petugas (Drh atau PPL) apabila setelah pengobatan anda curigai ada perubahan
yang menurut anda tidak sesuai harapan, misal semakin parah penyakitnya,
semakin banyak yang mati atau hal lain yang sifatnya semakin memburuk.
Tujuannya adalah mencegah/mengurangi kemungkinan situasi semakin buruk dengan
cara mengevaluasi hasil tindakan sebelumnya.
6. Jangan pernah
memberikan obat yang anda sendiri tidak tahu peruntukannya, diagnosa
penyakitnya tidak pasti, misal karena pengalaman biasanya pakai obat 'A' bisa
sembuh maka anda memberikan obat 'A'.
Atau berdasarkan kata teman yang pernah mengalami sakit yang
(dianggap) sama, anda memberi obat yang sama pula (padahal hanya coba-coba)
7. Ingatlah
walaupun obat bisa menyembuhkan ataupun menyehatkan tapi juga bisa bersifat
racun bila kita salah dalam mengaplikasikannya.
8. Dengan
penggunaan obat lebih rasional berarti anda membantu kesehatan
masyarakat, anda turut mengurangi kemungkinan residu dalam produk hasil unggas.
9.Untuk menjaga
stabilitas kesehatan anda perlu pertimbangkan pemberian probiotik, diberikan
setelah pemberian antibiotik.
