Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

9 LANGKAH MENGELOLA MASA BROODING

1. Pemanas, pemanas yang baik mampu menghasilkan panas cukup (sesuai kebutuhan), stabil dan terfokus. Yang harus anda perhatikan tentang pemanas:

a.Anda mudah mengoperasikannya.
b.Menghasilkan panas dengan suhu yang stabil.
c.Bahan baku mudah didapat dan selalu tersedia.
d.Biaya ekonomis/relatif murah.


2. Litter, litter harus mampu menyerap air dari kotoran/feses, tidak berdebu, bisa menjaga kehangatan brooder dan tidak keras yang bisa menyebabkan lepuh pada kaki dan dada. Bila anda merasa perlu bisa anda disinfeksi.

Ketebalan 5-8cm, alternatif bahan litter sekam padi, kulit kacang, tongkol jagung atau limbah penggergajian kayu.

3. Sekat/chick guard, sekat sebaiknya dari bahan seng sifatnya penghantar panas yang cukup baik sehingga panas bisa terfokus ke tengah brooding. Pasang sekat/chick guard bentuk melingkar/elips hindari bentuk bersudut(segi empat), akan menyebabkan ayam menumpuk di sudut brooding terutama bila terjadi suhu terlalu panas dan bila ada binatang pengganggu masuk. Sesuaikan lebar sekat dengan jumlah doc yang akan anda pelihara (lihat tabel).

4. Tempat pakan dan minum, berikan jenis tempat pakan dan minum sesuai dengan umur ayam, umur kurang dari 2mgg tempat pakan berbentuk nampan (chicken plate) demikian juga tempat minumnya sesuai umur. Jumlahnya sesuaikan dengan doc yang akan dipelihara.

5. Sirkulasi udara, lakukan buka tutup tirai sesuai kebutuhan (tidak harus sama dengan aturan bila situasi mendesak), buka tutup tirai anda sesuaikan dengan kondisi lingkungan,suhu dan kecepatan angin waktu itu. Yang diutamakan selalu ada udara segar mengalir dalam kandang.

6. Suhu dan kelembaban, pasang termometer sederhana dalam kandang untuk kontrol suhu, letakkan termometer dengan ketinggian 30cm di atas litter. kontrol sesering mungkin jangan sampai kepanasan atau kedinginan, anda bisa melihat aktivitas pergerakan ayam apakah ayam menyebar, mendekati pemanas atau menjauh dari pemanas. bisa juga anda pegang temboloknya keras atau lunak.

Periksa kelembaban kandang, bila terlalu tinggi akan memicu pertumbuhan jamur dan menimbulkan amonia lebih tinggi karena penguraian asam urat di feses. (lihat tabel suhu vs kelembaban)

7. Pencahayaan, pastikan pencahayaan selama 24 jam di hari pertama sampai ke tiga di kandang, umur 4-7 hari selama 22jam, sedangkan umur 8-14 selama 20jam.

Pencahayaan merangsang ayam untuk makan, juga merangsang hormon tiroksin meningkatkan metabolisme yang berakibat memacu pertumbuhan anak ayam.

8. Kepadatan, lakukan pelebaran sekat/chick guard setiap 3-5 hari sekali (sesuaikan kecepatan pertumbuhan ayam) sampai umur 10-14 hari. Terlambat dalam pelebaran bisa menyebabkan kadar O2 berkurang meningkatkan amonia, serta menjadi penyebab kanibal pada ayam. Setiap kali melebarkan sekat semprot sekam dengan Anti Amonia untuk mengurangi amonia dan mencegah timbulnya amonia di hari berikutnya.

9. Nutrisi pakan, pastikan jenis pakan di masa broding berbentuk butiran halus (fine crumble) supaya mudah dicerna, di masa ini asam amino essensial dibutuhkan lebih tinggi untuk pembentukan antara lain otot dan tulang.